Rabu, 05 Juni 2013

TEKNIK DALAM SENAM LANTAI (siswa dapat mengetahui teknik dasar SENAM LANTAI)

TEKNIK  DASAR SENAM LANTAI

1. Guling Depan (Forward Roll)
    Guling depan adalah guling yang dilakukan ke depan. Adapun langkah-langkah untuk  
    melakukan guling ke depan adalah sebagai berikut.
    a. Berdiri tegak, kedua tangan lurus di samping badan.
    b. Angkat kedua tangan ke depan, bungkukkan badan, letakkan kedua telapak tangan di    
        atas  matras.
    c. Siku ke samping, masukkan kepala di antara dua tangan.
    d. Sentuhkan bahu ke matras.
    e. Bergulinglah ke depan.
    f. Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
    g. Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak.
2. Guling Belakang (Backward Roll)
    Langkah_langkah guling belakang bulat yaitu sebagai berikut.
    a. Jongkok, tekuk kedua siku tangan menghadap ke atas di dekat telinga, dagu dan lutut
         tarik  ke dada.
   b. Guling badan ke belakang hingga bahu menyentuh matras, lutut dan dagu tetap
         mendekat dada, telapak tangan di dekat telinga.

   c. Bahu menyentuh matras, kedua telapak tangan menyentuh matras, gerakkan kaki untuk  
        dijatuhkan ke belakang kepala.
   d. Jatuhkan ujung kaki ke belakang kepala.
   e. Dorong lengan ke atas.
   f. Jongkok dengan lengan lurus ke depan. 
3. Gerakan Lenting
    Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan lenting tengkuk adalah sebagai
berikut:
a. Sikap Awal
Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan diangkat lurus ke atas. Sambil membungkukkan badan, tetakkan kediua tangan di matras kira-kira satu langkah dari kaki. Setelah itu letakkan tengkuk di antara kedua tangan sambil mengambil sikap guling depan. Kedua kaki dijaga agar tetap lurus.
b. Pelaksanaan
Ketika posisi guling depan tercapai, segeralah mengguling ke depan. Saat tubuh sudah berada di atas kepala, kedua kaki segera dilecutkan lurus ke depan sambil dibantu oleh kedua tangan yang mendorong badan dengan menekan matras. Lecutan ini meyebabkan badan melenting
c. Sikap Akhir
Ketika  kedua kaki segera mendatar. Badan tetap melenting dan kedua lengan tetap terangkat lurus. Akhirnya , berdiri tegak.
4. Sikap Kayang
     Caranya adalah sikap berdiri membelakangi matras dengan kedua kaki agak dibuka dan  
     kedua  tangan diayunkan ke belakang, ke atas secara perlahan hingga kedua telapak
     tangan menempel pada matras. Kemudian secara perlahan berdiri tegak.
5. Sikap Lilin
    Sikap lilin adalah tidur terlentang, dengan dilanjutkan mengangkat kedua kaki lurus ke atas
    (rapat) bersama-sama. Pinggang ditopang oleh kedua tangan, sedangkan pundak teta   
    menempel pada lantai.

1 komentar:

  1. apakah teknik ini bisa digunakan untuk semua orang? dan apa ada saran untuk baju senam terbaru yang bisa digunakan saat senam ini? teimakasih :)

    BalasHapus